Uncategorized

Hal Penting Untuk Menjadi Model

Model diperuntukan untuk memperagakan dan mengisi jiwa pada setiap baju yang dibawakan tak hanya dalam sesi pemotretan saja tetapi juga saat berjalan diatas runway agar konsumen tertarik dan ingin membeli karya para designer yang mereka bawakan.
Dewasa ini peran model tak hanya sebagai manaquen saja, model harus tau cara membawakan baju dengan tema yang berbeda, cara berekspresi, eye kontak, dan cara berjalan di runway untuk bisa maksimal dalam mempresentasikan karya seorang designer disetiap shownya.
Kesempurnaan, fesyen, cantik, ganteng, profesi, High End, glamour, apa lagi yang kalian bisa gambarkan tentang model?
Ya banyak dari kita yang ingin menjadi profesional model karena model memang profesi yang mempunyai nilai prestise dan gengsi yang amat tinggi, ditambah popularitas dan bayaran yang tinggi pula sebagai profesi. Bagaimana tidak Seseorang yang berhasil menjadi model biasanya dinilai mempunyai ketampan, kecantikan dan kesempurnaan raga yang menunjang keberhasilannya, dekat dengan trend fashion terkini, baju-baju yang bernilai mahal, dan lingkungan yang high end.
Kita semua pasti setuju bahwa siapapun yang berhasil menjadi model mereka adalah orang-orang yang cantik, ganteng dan berkarakter kuat.
Lalu sebetulnya apa saja yang dibutuhkan untuk bisa menjadi seorang model? seperti diawal kesempurnaan fisik adalah segalanya di modelling, untuk detailnya bisa kita simak baik-baik;

1. Tinggi Badan

Memang tak ada standard tinggi minimal yang di standardkan dunia model internasional, kalau kita mengambil rata-rata model yang ada saat ini setidaknya model-model yang berjalan dirunway dan menembus kancah runway internasonal adalah mereka model-model yang memiliki tinggi tak kurang dari 175 cm untuk wanita dan 183 cm untuk pria.

175 cm untuk wanita? yaa Dominique Diyose adalah sosok model Indonesia yang sukses dan memiliki tinggi 175 cm dan Mariana Renata adalah potret sukses model yang berhasil menembus industri fesyen Eropa dan Amerika yang juga memiliki tinggi 175 cm.

183 cm untuk pria? Dave Swatt adalah contoh profesional model pria Indonesia yang memiliki tinggi 183 cm. Dan model pendatang baru yang mulai banyak menarik perhatian para pelaku fesyen dan masyarakat di Indonesia adalah Oliver Prasetyo, karena meskipun baru memasuki dunia modelling di Amerika pria ini sudah dikontrak untuk menjadi model brand fesyen Amerika GAP dan Oliver juga memiliki tinggi 183 cm.

Jadi bisa kita klasifikasikan rata-rata standard model untuk bisa sukses skala internasional adalah 175 cm untuk wanita dan 183 cm untuk model pria.
Jadi buat kalian yang memiliki tinggi kurang dari 175 cm dan 183 cm tanpa semangat dan efort tinggi untuk mengkonsumsi suplemen, asupan bernutrisi dan olahraga untuk memperbaiki tinggi badan kalian, Lebih baik kubur dalam-dalam keinginan tersebut, karena para designer pun memiliki standard tinggi untuk model yg akan membawakan hasil karya rancangan mereka.
Seberapa jauh komitmen anda untuk ini?

2. Berat badan

Modal tinggi saja belum lengkap jika tidak dibarengi dengan Proporsional Berat Badan, untuk mencapai tingkat ideal berat badan diet untuk wanita adalah pain untuk berhasil masuk dunia modelling profesional di Indonesia, karena Ekspektasi proposi tubuh model diseluruh dunia adalah ‘Kurus’, cek berat badan anda sekarang!!

Dan untuk proporsi tubuh model pria adalah atletis, tetapi tidak over muscle karena para model yang memiliki badan terlalu besar juga sulit untuk mendapat baju yang cocok untuk dibawakan pada saat fashion show.

Jadi jika wanita harus mempunyai kesadaran tinggi akan pola makan, maka bagi pria rutin ke gym untuk program pembentukan badan adalah keharusan.

3. Kesehatan Kulit Tubuh

Tuntutan menjadi sempurna di modelling adalah Mutlak, jika kulit wajah dan tubuh kalian bersih sehat, tidak berjerawat dan tidak kusam berbahagialah kalian karena satu pintu untuk menjadi model sudah terbuka, bahkan jika kalian tidak memenuhi syarat point satu dan point dua, kalian masih bisa menjadi model, tapi untuk kategori sebagai foto model, karena foto model tidak dituntut untuk menjadi tinggi dan kurus, jika kamu memiliki wajah yang cantik dan ganteng kalian bisa mencobanya dengan mengikuti pemilihan cover girl ataupun cover boy yang banyak diadakan majalah-majalah fesyen tanah air.

Untuk point ini wajib bagi kalian untuk rajin merawat kulit tubuh kalian, konsultasi dokter kulit jika memang perlu.

4. Skill

Skill di modelling dibagi menjadi 2 faktor, ada yang dari lahir mempunyai bakat untuk catwalk dan pose, ada juga yang harus menggali skill nya lewat belajar seperti salah satunya dengan masuk ke sekolah-sekolah modellling, ya kenapa skill itu penting karena designer tidak akan menginginkan karya nya mereka dibawakan oleh model wanita yang jalannya seperti preman dan model pria yang jalannya asal. Itu berpengaruh akan kualitas dan value karya designer tersebut.

Saran untuk memilih Sekolah modelling adalah pilihlah sekolah modelling yang memang mempunyai jaringan kerja yang luas agar jika kamu dinilai berkompeten dalam kelas, kalian mungkin bisa dikontrak untuk menjadi talent model sekolah kalian, akan jauh lebih baik jika jaringan kerja sekolah yang kamu pilih tidak hanya sebatas dalam negeri saja tetapi juga mempunyai jaringan kerja Internasional agar kalian bisa lebih mempunyai kesempatan untuk berkarir diseluruh dunia sebagai Internasional Model.

5. Karakter

Dunia modelling adalah dunia profesi yang tidak hanya dituntut untuk memiliki kesempurnaan raga saja tetapi juga dituntut memiliki karakter sebagai pribadi model, sekarang berdirilah di depan kaca anda, perhatikan apa yang menjadi strong point kamu untuk bisa menaklukan industri fesyen tanah air bahkan internasional, mungkin Tinggi badan, lekuk tubuh, warna kulit, jenis rambut, bentuk rahang, cara catewalk, atau apapun yang menurut kamu bisa membuat kamu lebih mempunyai karakter tersendiri dibanding model-model lain, temui itu dan kembangkan.

6. Attitude

Point ini sangat begitu penting diindustri modelling karena model dituntut untuk bisa disiplin dalam waktu, bersosialisasi, dan bersikap, model dituntut untuk bisa bersenyawa dengan model-model lainya saat show, model harus tau dan faham bloking dan koreografi yang sudah disusun oleh koreografer, model juga harus menjaga kualitas diri, bersikap ramah terhadap client, model harus bisa bersinergi tidak hanya dengan model satu dengan model lainnya tetapi juga dengan designer, koreografer dan seluruh team yang terlibat dalam pagelaran show, kalian harus tau apa yang dimau designer, koreografer dan lainnya bagaimana cara terbaik untuk mengeksekusi apa yang menjadi bayangan para client, agar client kalian puas akan kinerja kalian sehingga akan membangun hubungan kerja yang baik dan dalam jangka waktu yang juga panjang.

Hati-hati sukses bisa menumbuhkan penyakit hati terlebih sombong, secara tidak langsung etika seperti itu bisa menjadi faktor kegagalan kalian berkarir diModelling.

7. Disiplin

Point ini adalah penentu anda bisa bertahan lama di Modelling atau tidak, dunia modelling adalah dunia yang mengharuskan model untuk bisa bertanggung jawab dengan profesinya, juga dengan tuntutan waktunya. Kenapa ini disebut penentu model bisa bertahan atau tidak? Model bekerja untuk sebuah fashion show, fashion show adalah show yang sudah ditetapkan dimana panggung runway shownya, siapa perancang busana yang akan menampilkan karyanya, siapa tamu yang akan diundang, jam berapa show harus mulai, dan siapa saja model yang akan mempresentasikan bajunya, jika model tidak disiplin show yang harus dimulai tepat waktu bisa menjadi ditunda dan akan merubah semua susunan acara, itu akan membuat citra buruk dari model tersebut bila kalian tidak disiplin, selain akan mengecewakan Designer, waktu penonton yang hadir pun bisa terganggu, belum lagi GR sebelum show, tidak mungkin seorang model jalan begitu saja on the spot saat show, disana ada peran koreografer untuk membuat dan menyusun blocking dan koreonya, jadi akan sangat aneh jika ada model yang sama sekali tidak tau blocking saat fashion show yang dikarenakan ia tidak disiplin untuk melakukan gr sebelum show.
Ingat Disiplin adalah penentu citra anda baik atau tidak di Industri Fesyen sebagai Seorang Model.

8. Mental

Penyempurna dari 7 point lainnya adalah Mental. Kenapa? Jika kalian sudah memutuskan untuk memilih Modelling sebagai cita-cita atau profesi kalian, kalian harus tahu bahwa selain prestise dan materi yang tinggi tetapi presure atau tekanan di modelling pun sangat tinggi pula, mungkin tak banyak dari model-model tanah air yang sukses ditahun awal dirinya memasuki dunia modelling, mungkin kalian harus mengikuti 2 tahun pada casting-casting yang sama sembari menjaga bentuk tubuh kalian, mengikuti ajang pemilihan bakat yang sama, penolakan ukuran tinggi badan, lingkar pinggang, jerawat karena hormon menstruasi, bekas luka yang terlihat, intimidasi, dan seribu alasan lainnya untuk menguji mental kalian.

Untuk yang satu ini doa juga sangat diperlukan untuk merecharge mental kalian yang mungkin agak terpuruk.
Sudah siapkah kalian dengan itu semua?

Semua kembali pada kesungguhan dan komitmen kalian, sesungguhnya kesuksesan tidak bisa begitu saja diraih secara instan, jika kita punya mimpi usaha penuh akan itu, do it and keepin going, percaya pada diri kalian masing-masing kalau kalian bisa sukses disana, diwaktu dan tempat yang kalian cita-citakan.

Jika cita cita kalian untuk menjadi model terhalang karena tinggi badan yang belum memenuhi syarat, kita punya solusinya, yaitu dengan mengikuti program peninggi badan yang juga dibarengi dengan kebiasaan sehat saat melakukan program peninggi badan ini.

Ayo kita wujudkan cita cita kita dengan semangat yang besar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *