fbpx

Program Peninggi Badan – Mimpi setiap orang yang ingin menjadi seorang perwira TNI, Polri bahkan menjadi seorang pramugari/pramugara dan juga pilot membutuhkan satu nilai krusial yakni adalah tinggi badan. Syarat untuk sebuah tinggi badan bagi instansi tertentu sudah lama di jadikan sebagai penentu masuk atau tidak nya kalian kepada instansi tersebut. Hal tersebut di karenkan persyaratan tinggi badan merupakan syarat utama yang harus di capai oleh para pelamar kerja.

Banyak sekali program peninggi badan yang banyak memberikan penawaran serta janji kepada setiap konsumen nya yang ingin mendaftar di AKMIL ataupun AKPOL, sehingga mereka merasa yakin dengan program peninggi badan yang mereka lakukan.

Kabar baik yang ingin kami sampaikan kepada kalian adalah kami menghadirkan program peninggi badan dengan metode makanan dan juga vitamin yang pastinya akan membantu pertumbuhan tinggi badan kalian 2 sampai 8 cm dalam kurun waktu 1 bulan saja.

Bagi kalian yang berada di daerah bandung dan sekitar nya yang ingin bekerja dengan persyaratan khusus tinggi badan, program peninggi badan ini belokasi tepan nya di daerah bandung yang pasti nya bagi kalian yang berada di bandung bisa langsung melakukan tatap muka dengan kami untuk konsultasi lebih lanjut.

Dan berikut di bawah ini kami menyediakan beberapa informasi bagi kalian yang ingin masuk sebagai anggota polri atau pun TNI kami akan menjelaskan beberapa persyaratan khusus bagi kalian yang ingin mendaftar mari simak

Persyaratan Masuk AKPOL ( Akademi Polisi )

peninggi badan akpol
  1. warga Negara Indonesia (pria atau wanita);
  2. Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa;
  3. Setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945;
  4. Warga Negara Indonesia (pria atau wanita);
  5. Sehat jasmani dan rohani (surat keterangan sehat dari institusi kesehatan);
  6. Berumur paling rendah 18 (delapan belas) tahun pada saat diangkat menjadi anggota Polri;
  7. Tidak pernah dipidana karena melakukan suatu kejahatan (SKCK);
  8. Berwibawa, jujur, adil dan berkelakuan tidak tercela;
  9. Lulus pendidikan dan pelatihan pembentukan anggota Kepolisian.
  1. Pria/wanita, bukan anggota/mantan Polri/TNI dan PNS atau pernah mengikuti pendidikan Polri/TNI;
  2. Berijazah serendah-rendahnya SMA/MA jurusan IPA/IPS (bukan lulusan dan atau berijazah Paket A, B dan C) dengan ketentuan:
    1. Nilai kelulusan rata-rata Hasil Ujian Nasional/UN (bukan nilai gabungan):
        • Tahun 2017 s.d. 2019 dengan nilai rata-rata (UN) minimal 60,00;
        • Tahun 2020 menggunakan nilai rata-rata dengan nilai akumulasi minimal 70,00;
        • Tahun 2021 akan ditentukan kemudian.
    2. Nilai kelulusan rata-rata Hasil Ujian Nasional/UN (bukan nilai gabungan) khusus Papua dan Papua Barat:
        • tahun 2017 s.d. 2018 dengan nilai rata-rata minimal 60,00;
        • tahun 2019 dengan nilai rata-rata (UN)minimal 55,00;
        • tahun 2020 menggunakan nilai rata-rata rapor dengan akumulasi minimal 65,00;
        • tahun 2021 akan ditentukan kemudian.
    3. bagi lulusan tahun 2021 (yang masih kelas XII) nilai rapor rata-rata kelas XII semester I minimal 70,00 dan setelah lulus menyerahkan nilai Ujian Nasional dengan nilai rata-rata yang akan ditentukan kemudian;
    4. bagi yang berumur 16 sampai dengan kurang dari 17 tahun dengan ketentuan nilai rata-rata Ujian Nasional minimal 75,00 dan memiliki kemampuan Bahasa Inggris yang dibuktikan dengan nilai mata pelajaran Bahasa Inggris pada UN dan nilai rapor rata-rata mata pelajaran Bahasa Inggris minimal 75,00 serta melampirkan sertifikat TOEFL minimal skor 500;
    5. bagi lulusan tahun 2017 s.d. 2021 yang mengikuti Ujian Nasional perbaikan dapat mengikuti seleksi penerimaan terpadu Akpol T.A. 2021 dengan ketentuan nilai rata-rata memenuhi persyaratan
  3. bagi pendaftar dari Pendidikan Diniyah Formal (PDF) dan Satuan Pendidikan Muadalah (SPM) pada pondok pesantren memiliki nilai kelulusan tara-rata hasil imtihan wathoni (Ujian Standar Nasional) atau ujian akhir muadalah, dengan nilai akhir kelulusan rata-rata 70,00;
  4. berumur minimal 16 tahun dan maksimal 21 tahun pada saat pembukaan pendidikan;
  5. Tinggi badan minimal (dengan berat badan seimbang menurut ketentuan yang berlaku):
    1. Pria : 165 (seratus enam puluh lima) cm;
    2. Wanita : 163 (seratus enam puluh tiga) cm
  6. Belum pernah menikah secara hukum positif/agama/adat, belum pernah hamil/melahirkan, belum pernah memiliki anak biologis (anak kandung) dan sanggup untuk tidak menikah selama dalam pendidikan pembentukan;
  7. Tidak bertato/memiliki bekas tato dan tidak ditindik/memiliki bekas tindik telinga atau anggota badan lainnya, kecuali yang disebabkan oleh ketentuan agama/adat;
  8. Bagi peserta calon Taruna/i yang telah gagal/TMS karena tindak pidana yang telah berkekuatan hukum tetap (inkrah) tidak dapat mendaftar kembali;
  9. Mantan Siswa/i yang diberhentikan tidak dengan hormat dari proses pendidikan oleh lembaga pendidikan yang dibiayai oleh anggaran negara tidak dapat mendaftar;
  10. Dinyatakan bebas narkoba dengan menyerahkan surat keterangan bebas narkoba dari instansi kesehatan pemerintah (RS Pemerintah atau Klinik BNN/BNP/BNK);
  11. Membuat surat pernyataan bermaterai bersedia ditempatkan di seluruh wilayah NKRI dan ditugaskan pada semua bidang tugas Kepolisian yang ditandatangani oleh calon peserta dan diketahui oleh orang tua/wali;
  12. Bagi yang memperoleh ijazah dari sekolah di luar negeri, harus mendapat pengesahan dari Dikdasmen Kemdikbud;
  13. Berdomisili minimal 1 tahun di wilayah Polda tempat mendaftar dengan melampirkan Kartu Tanda Penduduk dan Kartu Keluarga, apabila terbukti melakukan duplikasi/pemalsuan/rekayasa keterangan akan ditindak sesuai dengan hukum yang berlaku;
  14. Bagi peserta calon Taruna/i yang berasal dari SMA Taruna Nusantara dan SMA Krida Nusantara yang masih kelas XII dapat mendaftar di Polda asal sesuai alamat KTP/KK atau dapat mendaftar untuk SMA Taruna Nusantara di Polda Jateng dan DIY sedangkan untuk SMA Krida Nusantara di Polda Jabar, dengan ketentuan mengikuti kuota kelulusan/perankingan pada Polda asal sesuai domisili KTP/KK;
  15. Bersedia menjalani Ikatan Dinas Pertama (IDP) selama 10 (sepuluh) tahun terhitung saat diangkat menjadi Perwira Polri;
  16. Memperoleh persetujuan dari orang tua/wali;
  17. Tidak terikat perjanjian Ikatan Dinas dengan suatu instansi lain;
  18. Bagi calon Taruna/i yang dinyatakan lulus terpilih agar melampirkan kartu BPJS Kesehatan;
  19. Bagi yang sudah bekerja secara tetap sebagai pegawai/karyawan:
    1. Mendapat persetujuan/rekomendasi dari kepala instansi yang bersangkutan;
    2. Bersedia diberhentikan dari status pegawai/karyawan, bila diterima dan mengikuti pendidikan pembentukan Taruna/i Akpol

Isi Formulir di bawah ini bagi kalian yang ingin mengikuti program Peninggi badan yang akan kami berikan

Persyaratan Taruna AKMIL ( Akademi Militer )

Peninggi badan akmil

Persyaratan umum yang harus dipenuhi antara lain :

1)         Warga Negara Indonesia;

2)         Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa;

3)         Setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Republik Indonesia tahun 1945;

4)         Berumur sekurang-kurangnya 17 tahun 9 bulan dan setinggi-tingginya 22 tahun pada saat pembukaan pendidikan pertama tanggal 1 Agustus 2021;

5)         Tidak memiliki catatan kriminalitas yang dikeluarkan secara tertulis oleh Kepolisian Republik Indonesia (dilengkapi pada saat calon mengikuti pemeriksaan psikologi);

6)         Sehat jasmani dan rohani ; dan

7)         Tidak sedang kehilangan hak menjadi prajurit berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap.

1)         Laki-laki, bukan anggota/mantan prajurit TNI/Polri atau PNS TNI.

2)         Berijazah minimal SMA/MA dengan ketentuan nilai UAN sebagai berikut:

            a) Lulusan SMA/MA tahun 2017program IPA, dengan nilai ujian nasional rata-rata minimal47,00;

            b) Lulusan SMA/MA tahun 2018program IPA, dengan nilai ujian nasional rata-rata minimal 46,00

           c) Lulusan SMA/MA tahun 2019program IPA dengan nilai ujian nasional rata-rata minimal 47,50; dan

           d) Lulusan SMA/MA tahun 2020program IPA nilai rata-rata raport semester I s.d VI terdiri dari mata pelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, Biologi,

                Kimia, dan Fisika minimal 70 dan tidak ada nilai di bawah 60.

           e) Lulusan SMA/MA tahun 2021program IPA nilai rata-rata minimal UAN akan ditentukan kemudian.

3)         Memiliki tinggi badan sekurang-kurangnya 163 cm serta memiliki berat badan seimbang menurut ketentuan yang berlaku.

4)         Belum pernah kawin dan sanggup tidak kawin selama dalam pendidikan pertama sampai dengan 1 (satu) tahun setelah selesai pendidikan pertama.

5)         Bersedia menjalani Ikatan Dinas Pertama (IDP) selama 10 (sepuluh) tahun.

6)         Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

7)         Harus mengikuti pemeriksaan/pengujian yang diselenggarakan oleh panitia penerimaan yang meliputi:

            a)       Administrasi;

            b)       Kesehatan;

            c)       Jasmani;

            d)       Mental ideologi;      

            e)       Psikologi; dan          

            f)       Akademik. 

  1. Harus ada surat persetujuan orang tua/wali dan selama proses penerimaan prajurit TNI AD tidak melakukan intervensi terhadap panitia penerimaan maupun penyelenggara pendidikan pertama dalam bentuk apapun, kapanpun dan dimanapun.
  2. Tidak berlaku nilai remedial dan bagi yang memperoleh ijazah dari negara lain atau lembaga pendidikan di luar naungan Kemendikbud, harus mendapat pengesahan dari Kemendikbud atau Disdik Kota/Kabupaten.
  3. Tidak bertato/bekas tato dan tidak ditindik/bekas tindik, kecuali yang disebabkan oleh ketentuan agama/adat.
  4. Bersedia mematuhi peraturan bebas KKN baik langsung maupun tidak langsung, apabila terbukti secara hukum melanggar sebagaimana yang dimaksud, maka harus bersedia dinyatakan tidak lulus dan atau dikeluarkan dari Dikma, jika pelanggaran tersebut ditemukan di kemudian hari pada saat mengikuti pendidikan pertama.
  5. Memiliki kartu BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) aktif.

Diatas tersebut merupakan persyaratan lengkap bagi kalian yang mau bergabung bersama akmil ataupun akpol. Dan bagi kalian yang ingin mengetahui cara menambah tinggi badan dengan melakukan konsultasi bersama tim ahli di bidang peninggi badan silahkan isi form nya di bawah ini

FAQ

Tentu saja kamu akan mendapatkan tinggi badan ideal secara permanen karena terapi ini akan membantu perkembangan dan memperkuat tulangmu.

Tentunya terapi ini tidak dapat dilakukan dalam waktu yang singkat karena tidak dapat memberikan hasil yang instan. Proses mulai dari konsultasi, memperbaiki pola hidup dan lain sebagainya, hingga proses terapi tidak membutuhkan waktu yang sebentar. Kamu harus berkorban waktu agar mendapatkan hasil yang optimal dan memuaskan.

Pertumbuhan tinggi badan masih bisa dilakukan hingga usia 25 tahun. Jadi bagi kamu yang berusia 20an masih bisa menambah tinggi badan.